Loading...
Jelajahi berbagai berita menarik dari Sahabat Museum KAA.
Sosok Sekretaris Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang satu ini memang memiliki peranan sangat penting dalam gelaran akbar Konferensi...
Inggit Garnasih Di bagian selatan Bandung terdapat sebuah desa yang indah bernama Kamasan. Sebagian besar penduduk di desa Kamasan bekerja sebagai petani. Desa Kamasan terkenal sebagai penghasil perhiasan emas dan perak. Selain itu, desa ini juga terkenal sebagai desa penghasil makanan tradisional seperti opak dan bahan makanan. Desa Kamasan dialiri
Mochtar Kusumaatmadja seorang akademisi dan diplomat Indonesia yang berasal dari genealogis Sunda. Ia dilahirkan di Jakarta pada tanggal 17 Februari 1929 dari pasangan R. Taslim Kusumaatmadja seorang apoteker ternama asal Mangunreja, Tasikmalaya dan Sulmi Soerawisastra seorang guru sekolah dasar yang berasal dari Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Mochtar Kusumaatmadja mengenyam
SMKAA-Landoeng atau disapa Abah Landoeng lahir di Bandung pada 11 Juli 1926. Beliau menempuh pendidikannya di Algemeen Metddelbare School AMS dikarenakan ayahnya merupakan seorang mandor yang turut dalam pembangunan Gedung Sate. Landoeng pada saat muda biasa bekerja sebagai pengambil bola di lapangan golf dan tenis. Dari pekerjaannya, ia mengumpulkan sen
SMKAA- Inen Rusnan lahir pada 02 Agustus 1937 di Sumedang, Jawa Barat. Inen Rusnan sendiri sayangnya belum dapat informasi detail tentang latar belakangnya. Mengutip CNN Indonesia disebut Inen pun sempat banyak interaksi sehingga Inen pun bertemu seseorang yang bernaman James pada 1943, saat ia pindah dari Sumedang ke Bandung untuk
SMKAA-Konferensi Asia-Afrika KAA berhasil dilaksanakan di Gedung Merdeka Bandung, pada 18-24 April 1955. Konferensi ini menjadi tonggak sejarah persatuan negara di Asia dan Afrika dalam melawan penjajahan. Dihadiri 29 negara, Mesir pun ikut serta dalam pertemuan Konferensi Asia-Afrika KAA yang dihadiri Gamal Abdel Nasser. Pertemuan ini juga menjadikan motivasi untuk
SMKAA-Konferensi Asia-Afrika sukses dilaksanakan pada 18-24 April 1955 dan menghasilkan Dasasila Bandung. Keberhasilan ini tidak hanya ditentukan oleh tujuan sama yang ingin dicapai negara-negara anggota, tetapi ada peran beberapa tokoh besar yang memprakarsai adanya KAA. Seperti yang jarang dibahas namun punya peran besar sebagai penggagas yaitu U Nu, seorang perdana
Suara jarum jam terdengar bergaungSekelompok orang tengah bergelut dengan pemikirannya dan terus termenungKursi-kursi tak lagi rapi seperti asalnyaSemua menunggu hasil-hasil yang menuju kesepakatanDi luar ruangan, orang-orang berjalan tanpa arahKeringat bercucuran petanda sangat gelisahBerharap hasil kan menyelesaikan masalahSupaya siasat ke depan dapat terarahRicuh!Suara letupan yang tiba-tiba membuat suasana keruhLaras panjang yang
Tahun 1955, Konferensi Asia Afrika akhirnya dilaksanakan, ini menjadi awal deklarasi Dasasila Bandung Semangat Bandung yang meneruskan beberapa Konferensi yang menyesuaikan bidangnya seperti Konferensi Mahasiswa Asia Afrika, Konferensi Wanita Asia Afrika dan Konferensi Asia Afrika lainnya. Bertujuan untuk menciptakan perdamaian di Asia Afrika bahkan Dunia, tapi ada satu Konferensi Asia
Konferensi Asia-Afrika KAA berhasil dilaksanakan di Gedung Merdeka Bandung, pada 18-24 April 1955. Konferensi ini menjadi tonggak sejarah persatuan negara di Asia dan Afrika dalam melawan penjajahan. Dihadiri 29 negara, Mesir pun ikut serta dalam pertemuan Konferensi Asia-Afrika KAA yang dihadiri Gamal Abdel Nasser. Pertemuan ini juga menjadikan motivasi untuk